Tujuh hari tak bertemu
rindu di hati seakan menggebu
kau yang jauh disana
hanya sms yang bercerita
kembali berjumpa
senyum manis menyambut hati
kau bentangkan tangan
berkehendak memelukku
cape deh...puisinya...hahaha
lagi bete nih...puisinya aja kayak puisi anak SD
udah ah....gagal puisi satu ini
tapi sayang dibuang
Tuesday, October 7, 2008
Saturday, May 31, 2008
Kau Hanya Kau
Manis..manis,
Kau satu-satunya lelaki
Lelaki yang menghabiskan waktu hanya untukku
Pria yang begitu mencintaiku,
Pria yang selalu menjadikanku permaisuri,
Pria yang rela melakukan apapun,
Pria yang tidak punya batas kelelahan untukku,
Manis..manis,
Jelas dimatamu,
Cinta yang dalam,
Rindu yang hangat,
dan rasa kehilangan bila ku tinggalkan.
Air matamu menjadi saksi,
saat kau begitu rindu,
saat kau menyadari betapa sayangnya,
saat kau mencoba menahan amarahmu.
Kau...hanya kau,
yang pantas,
yang mengerti,
yang ku akui sebagai suamiku tercinta.
Kau satu-satunya lelaki
Lelaki yang menghabiskan waktu hanya untukku
Pria yang begitu mencintaiku,
Pria yang selalu menjadikanku permaisuri,
Pria yang rela melakukan apapun,
Pria yang tidak punya batas kelelahan untukku,
Manis..manis,
Jelas dimatamu,
Cinta yang dalam,
Rindu yang hangat,
dan rasa kehilangan bila ku tinggalkan.
Air matamu menjadi saksi,
saat kau begitu rindu,
saat kau menyadari betapa sayangnya,
saat kau mencoba menahan amarahmu.
Kau...hanya kau,
yang pantas,
yang mengerti,
yang ku akui sebagai suamiku tercinta.
Subscribe to:
Posts (Atom)